recent

Review Manga: Kelebihan Manga Shingeki No Kyojin

Baca Juga

Review Manga: Kelebihan Manga Shingeki No Kyojin
Shingeki No Kyojin
Bagi yang tahu pertama kali Attack on Titan dalam versi anime, pasti mengira berisi cerita khayal yang khas untuk anak-anak Jepang. Tapi pendapat itu terpatahkan, pasalnya salah seorang tokoh cerita dalam manga ini bernama Jerman yang bukan karakter Jepang. Sama seperti film drama lain, anime ini dapat membawa penontonnya larut dalam cerita. Bukan cerita cinta atau perkelahian remaja tapi suasana suram dan menakutkan. Tokoh utama hanya penggambaran suasana bagaimana untuk bertahan hidup dan menang melawan Titan.
 

Isi Cerita Yang Matang

Review manga Attack on Titan memang sudah banyak diterangkan oleh banyak blog. Yang menjadikan manga ini spesial adalah pokok cerita dan permasalahan diselesaikan dengan berbagai cara dan bertahap. Jalan cerita lebih terarah, hubungan sebab akibat dapat diterima, sudah terencana dan tidak tiba-tiba muncul begitu saja. Tidak seperti manga lain yang terbit beratus-ratus chapter dengan jalan cerita rumit dan bertele-tele. Terkadang ditemui beberapa chapter yang berdiri sendiri tanpa ada hubungan dengan chapter lain. Semua hal yang terjadi beralasan, jika belum jelas maka akan diungkap pada sesi selanjutnya.

Memuat Tokoh Dari Berbagai Karakter Negara

Kehadiran seluruh ras di dunia yang memiliki ciri fisik berbeda membuat pembaca manga tidak bosan. Karena kebanyakan manga memuat karakter yang monoton, seputar karakter Jepang. Sebagai contoh Mikasa, tokoh blasteran Amerika (ibu) dan Jepang (bapak). Menurut review manga oleh beberapa pembaca, banyak anime yang menciptakan bentuk dan warna rambut kurang realistis. Mereka mempunyai warna rambut yang hanya ada di bumi, seperti coklat atau hitam. Disini gambar karakter lebih hidup dengan detail wajah, mata, postur tubuh, pakaian, dan senjata.

Bagi anda yang suka cerita horor cobalah membaca review manga Shingeki no Kyojin. Di Indonesia, manga ini diterbitkan dengan label level komik yang sasaran pembaca dewasa. Mengapa demikian? Alasannya banyak bloody scenes yang menampilkan darah, Titan yang memakan manusia dan potongan-potongan tubuh. Tampilan yang tidak baik untuk perkembangan psikologi anak-anak.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.