recent

Proses Rumit Dibalik Serunya Anime Jepang

Baca Juga

Proses Rumit Dibalik Serunya Anime Jepang
image : animestudiotutor
Apakah kalian paham cara membuat anime? Dijamin kebanyakan penikmat anime tidak paham mengenai proses sebelum munculnya anime Jepang di layar kaca. Sebelum memasuki tahap pembuatan, para animator harus menyesuaikan cerita dengan style mereka masing-masing. Style yang dimaksud adalah gaya menggambar atau jenis anime yang dihasilkan dari cara kerja animator. Dalam dunia anime terdapat banyak jenis dan genre. Diantaranya shounen, shoujo, mahou shoujo, moe, mecha, serta progressive. Secara struktur, semua serial TV dimulai dengan opening, bagian pertama sebuah episode, eyecatch, bagian kedua, kredit, dan ditutup dengan preview episode selanjutnya.

Tahapan Pembuatan Anime Jepang

Perencanaan menjadi unsur penting saat memulai proses pembuatan animasi. Bentuk dan karakter seperti apa yang akan disajikan, semua terangkum dalam rencana awal. Setelah perencanaan matang maka berlanjut pada pembuatan skenario. Di sinilah alur cerita anime dibuat dan dikembangkan. Detail watak dari masing-masing tokoh juga mulai dijelaskan. Skenario adalah cerita tertulis sehingga perlu divisualisasikan dalam bentuk gambar. Tujuannya agar tim produksi memahami sepenuhnya detail cerita dan karakter yang akan dibuat. Di sinilah peran stoty board diperlukan.

Dalam story board dijelaskan gerak karakter, pencahayaan, dan manajemen waktu. Tahap pembuatan anime Jepang selanjutnya adalah menggambar. Tahap ini terbagi atas 3 step yaitu pembuatan lay out, gambar kunci, dan animasi in-between. Setelah gambar jadi lakukan proses mewarnai. Dulu pewarnaan menggunakan cat dan kuas, tapi sekarang dapat dilakukan secara digital dengan komputer. Pewarnaan penting untuk memberi efek pada animasi.

Jika semua tahapan tadi telah terlaksana, lanjut pada proses filmisasi. Dimana seluruh gambar dan rekaman disatukan. Pada proses ini gambar mulai bergerak dengan tambahan visual efek. Dulu, animasi tercipta dari hasil memotret frame satu ke frame lain. untuk saat ini lebih dipermudah dengan menggunakan komputer. Tahap finishing yakni pengisian suara untuk setiap karakternya. Nah, begitulah serentetan proses panjang pembuatan anime Jepang. Tidak semudah yang kita bayangkan bukan? Untuk itu hargailah setiap anime sebagai sebuah karya seni.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.